Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang pesat menuntut transformasi digital yang cepat di lingkungan pemerintahan. Berdasarkan agenda Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), setiap instansi pemerintah wajib mengintegrasikan teknologi dalam tata kelola kerja harian. Efektivitas pelayanan publik dan birokrasi kini sangat bergantung pada kecakapan aparatur dalam mengoperasikan perangkat digital.

Namun, kondisi objektif di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi (competency gap) yang cukup nyata dalam penguasaan teknologi informasi. Banyak aparatur pada Perangkat Daerah yang belum mengoptimalkan fitur-fitur modern pada perangkat kerja mereka, sehingga penyusunan laporan, analisis data keuangan, dan administrasi persuratan sering kali memakan waktu lama. Untuk menjembatani kesenjangan kompetensi tersebut, diperlukan sebuah upaya peningkatan kapasitas yang terencana dan kontekstual.

Melalui Pelatihan Pemanfaatan Kompter dan Aplikasi Perkantoran bagi Perangkat Daerah Tahun 2026, menjadi langkah nyata untuk memodernisasi keterampilan operasional aparatur, sehingga siap menghadapi tuntutan kerja tahun 2026 yang serba cepat, akurat, dan berbasis data, pelaksanaan pelatihan ini menjadi krusial. Peningkatan kapasitas ini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.

Memanfaatkan media pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS) AKSI ASN, mengawali pembelajaran dengan model blended learning yaitu peserta diwajibkan belajar secara mandiri materi yang telah disiapkan oleh narasumber serta tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh peserta sebagai implementasi nyata dan bukan hanya sekedar belajar teori. Diawali dengan pre tes untuk mengetahui kemampuan awal peserta sebelum menerima materi, mempelajari materi secara mandiri dan mengerjakan tugas sesuai dengan materi. Kegiatan ini dimulai tanggal 11 s.d. 12 Juni 2026 yang bisa dilaksanakan dengan waktu yang fleksibel selama 24 jam.

Kegiatan klasikal dilaksanakan di Ruang Bung Tomo Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang dimulai pada tanggal 15 Juni 2026 yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, S.H., M.Si. didampingi oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Jombang, Drs. Anwar, M.KP. dan Narasumber kegiatan dari Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Jombang. Tak bosan Sekretaris Daerah mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Jombang untuk membaca Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan berpedoman pada Core Value ASN Berakhlak dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan publik. Selain itu, peserta juga diharapkan dapat mengikuti kegiatan pelatihan komputer ini dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di perangkat daerah masing-masing.

Kegiatan yang diikuti oleh 65 peserta dari seluruh perangkat daerah di Kabupaten Jombang dengan berbagai macam jabatan dan kualifikasi akademik. Namun hal ini tidak menjadi penghalang jalannya kegiatan. Kegiatan berjalan dengan sangat baik, semua peserta disiplin dalam mengikuti kegiatan yang ditunjang dengan narasumber yang berpengalaman dan berlatar belakang sesuai dengan pelatihan. Peserta yang sudah bisa dan berhasil mengerjakan tugas dari narasumber turut saling membantu peserta lain yang masih merasa kesulitan, begitu juga narasumber turut langsung membimbing peserta yang mengalami kendala dalam praktik.

Kegiatan klasikal dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 15, 17 dan 18 Juni 2026 berjalan dengan tertib dan menyenangkan karena tidak hanya materi yang diberikan narasumber, terkadang juga di tengah-tengah kegiatan diberikan ice breaking agar peserta tetap bersemangat, tetap fokus dan tidak bosan. Peserta menerima materi tentang:

1.       Optimalisasi Penggunaan Microsoft Word dalam Administrasi Perkantoran

2.       Pengolahan Data Perkantoran Menggunakan Microsoft Excel

3.       Penyusunan Presentasi Profesional dengan Microsoft Power Point

4.       Pembuatan Media Presentasi yang Informatif dengan Canva

5.       Pemanfaatan Google Form untuk Pendataan dan Pelayanan Digital

Tidak hanya teori, peserta langsung praktik dan juga interaktif dengan narasumber sehingga kendala yang dialami baik di tempat pelatihan yang dialami saat bekerja di kantor bisa langsung ditanyakan ke narasumber.

Dengan proses pembelajaran yang menyenangkan, tidak terasa tiga hari telah berlalu dan saatnya peserta mengikuti penilaian akhir yaitu pos tes. Setelah pos tes dilanjutkan penutupan oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur, Nurul Rorayanti, S.H., M.E. yang akrab di panggil Yayan berpesan kepada peserta agar terus belajar dan mengembangkan kemampuan di semua bidang terutama di bidang teknologi informasi dan komunikasi, karena dengan perkembangan zaman perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terutama teknologi komputerisasi sangat dibutuhkan, kita harus terus belajar apalagi dengan adanya AI yang saat ini sudah banyak dimanfaatkan di dalam pekerjaan sehari-hari, kita jangan sampai tertinggal dan mari terus mengembangkan diri demi kemajuan diri sendiri dan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama masyarakat di Kabupaten Jombang.